Tentangnya, dalam pandanganku, Ia wanita yang menarik karena menaruh minat pada pengertian, pendengar yang baik lagi perhatian. Ia mencintai keluarga dan keibuan. Ia semakin kucintai karena memperlihatkan kesahajaan, pengasih, menyenangi pemikiran yang dalam dan prinsip kebajikan. Meski ia mengkuatirkan penampilan dan usianya, aku selalu meyakinkannya bahwa aku selalu ada mencintainya. Ketika ia merasa tidak sejahtera soal kesehatannya, aku merasakannya. Ketika orang memperlakukannya dengan buruk, aku turut memikul bebannya. Ketika ia berduka, aku turut dan ada disisinya. Ketika ia merasa sendiri, aku selalu berupaya ada, meski jarak memisah. Kami memulainya dengan sebuah komitmen, Kami memiliki gambaran tentang keluarga yang akan datang. Kami memiliki potret tentang anak-anak yang akan kami mohonkan. Aku percaya padanya tentang kesetiaan, karena aku juga berpegang pada kesetiaan. Tentangnya dalam pandanganku, ia wanita yang terus terang. Aku mencurahkan isi hatiku pada...
sofon ketika ketinekel