Skip to main content

The Truths that never can be proved


Are God and Nature then at strife,
That Nature lends such evil dreams?
So careful of the type she seems,
So careless of the single life;
That I, considering everywhere
Her secret meaning in her deeds,
And finding that of fifty seeds
She often brings but one to bear,
I falter where I firmly trod,
And falling with my weight of cares
Upon the great world's altar-stairs
That slope thro' darkness up to God,
I stretch lame hands of faith, and grope,
And gather dust and chaff, and call
To what I feel is Lord of all,
And faintly trust the larger hope.
Puisi ini ditulis oleh Alfred Tennyson dan telah dipublikasikan sebelum Charles Darwin menulis teori Evolusi tahun 1859. Frase Nature, red in tooth and claw sebanyak 56 kali diadopsi oleh penyair lain sebagai ungkapan yang mengetengahkan proses seleksi alam.

Comments

Popular posts from this blog

Padangbulan Mati Lampu

Apakah puisi? adalah kata-kata pengias dan pengabur. Tanyalah sang pujangga, apa isi hatinya? ~~~ Terlihat, seorang pria menyeberang jalan sambil tertawa, seorang wanita berlangkah tiga per empat meter membelah kegelapan malam. Wahai, kemanakah para maniak elektronik ke manakah imajinasimu ketika Padangbulan mati lampu. Dan, pria ini setengah telanjang - setiap perbuatan malam melucuti jubah keperkasaannya. Di atas trotoar ia menangis, sebelum laporan pesan singkat yang tertunda: "…sayang, cukuplah sudah…"

Mempertanyakan Ide

Dalam ketiadaan ide, ada ide menuliskan ketiadaan ide, dan itu ide juga. Pohon meranggas tertiup angin senja juga ide, sebuah ide yang mengatakan keberadaan angin dan siklus hidup pohon yang meranggas - bukan ubanan. Jika kau menuliskan kata-kata di kotak posting tanpa ide - kecuali keinginan untuk menulis yang tidak jelas dalam pikiran, itu juga ide. Entah apa ide! Melempar pandangan ke jalanan macet dan kebisingan yang sudah biasa merongrong gua telinga juga ide, ide tentang orang-orang modern dengan sifat aneh, orang primitif saja tidak suka kebisingan, masih suka berbisik meski hanya ada dua orang yang berbicara. Dan itu adalah ide yang tidak diperhitungkan ide. Dan sekarang aku harus keluar karena satu pesan singkat yang baru kuterima, dan itu juga ide - untuk melangkahkan kaki ini keluar dan membawa tubuh ini pergi dengan kaki. Lagipula bukankah ini hampir magrib?

Sifu, Sloopy

Sifu, anak Chen, betina, hilang usia 7 bulan. Sifu punya saudara lain, juga betina diberi nama Sloopy karena senang tidur di atas sandal. Mau sandal bau atau baru tetap jadi tempat tidur favoritnya. Sifu yang selalu setia menemani saya waktu kerja. Jika tidak sedang sibuk dia akan tidur di atas meja, tapi kalau sedang sibuk dia tidur di belakang saya. Jadi saya harus berbagi tempat duduk untuk tempat tidurnya. Ini Sloopy, selain suka tidur di atas sandal juga suka mencari tempat yang agak tinggi alias manjat sana-sini untuk nongkrong. Waktu kecil saya kira bukan anak kucing. Jarang bersuara. Kalaupun mengeluarkan suara - bukan mengeong. Saya sering terbangun dari tidur ketika mereka masih kecil, karena suka melintas dari kepala sampai perut. Mereka kira saya catwalk . Seperti yang anda lihat, Sifu dan Sloopy bukan aristocats atau kucing berdarah ningrat. Mereka hanya anak kucing jalanan yang dititip induknya, karena harus mengikuti siklus hewani - kawin lagi. Banyak inspiras...