Skip to main content

Bersyukur disertai Rasa Cukup

Perjalanan ini sudah cukup jauh, dan tentu saya berharap panjang umur untuk lebih jauh. Terimakasih atas hidup dan pengalaman didalamnya. Pengalaman akan pendidikan dan pergaulan sosial. Pengalaman akan kecukupan dan kekurangan. Pengalaman akan tawa dan kesedihan.


Tidak selalu mudah untuk mengenali diri, membangun dan berdiri di atas kehendak pribadi dewasa ini. Ada serbuan keinginan yang muncul di halaman awal pikiran setiap hari, ada ribuan tantangan dan peluang, sekaligus kekuatiran yang akan menghabiskan daftar yang panjang jika diurutkan satu-per satu.

Uang datang dan pergi dengan berbagai cara dan upaya. Mendatangkan uang berarti melakukan upaya dan kerja. Hampir semua aspek kehidupan melibatkan uang - sebagai kuantitas energi, meski bukan takaran yang adil. Itulah sebabnya uang disebut juga perlindungan setelah hikmat.

Orang tua kita dan kita melakukan sejumlah investasi untuk meneruskan kehidupan. Bekerja dan membayar biaya pendidikan untuk mendirikan sebuah korporasi manusia yang bernama "X". Sepanjang itu juga kita melakukan beragam transaksi untuk meneruskan korporasi diri kita. Dalam mendatangkan dan mengeluarkan sejumlah uang  kita dapat menikmati berbagai pengalaman, entah itu pengalaman yang langsung mendatangkan uang atau membelanjakan uang. Semua berkaitan dengan uang, sejak upaya kita dikuantifikasi dengan sebutan "uang".

Meski uang punya satuan, namun tidak ada satuan yang adil untuk mendatangkan atau mengeluarkan uang. Tidak ada aturan arus uang per waktu. Uang seperti, bagaimana kita mengasup dan mengeluarkan energi. Tidak ada kepuasan, kecuali kita merasa cukup.

Comments

Popular posts from this blog

Padangbulan Mati Lampu

Apakah puisi? adalah kata-kata pengias dan pengabur. Tanyalah sang pujangga, apa isi hatinya? ~~~ Terlihat, seorang pria menyeberang jalan sambil tertawa, seorang wanita berlangkah tiga per empat meter membelah kegelapan malam. Wahai, kemanakah para maniak elektronik ke manakah imajinasimu ketika Padangbulan mati lampu. Dan, pria ini setengah telanjang - setiap perbuatan malam melucuti jubah keperkasaannya. Di atas trotoar ia menangis, sebelum laporan pesan singkat yang tertunda: "…sayang, cukuplah sudah…"

Mempertanyakan Ide

Dalam ketiadaan ide, ada ide menuliskan ketiadaan ide, dan itu ide juga. Pohon meranggas tertiup angin senja juga ide, sebuah ide yang mengatakan keberadaan angin dan siklus hidup pohon yang meranggas - bukan ubanan. Jika kau menuliskan kata-kata di kotak posting tanpa ide - kecuali keinginan untuk menulis yang tidak jelas dalam pikiran, itu juga ide. Entah apa ide! Melempar pandangan ke jalanan macet dan kebisingan yang sudah biasa merongrong gua telinga juga ide, ide tentang orang-orang modern dengan sifat aneh, orang primitif saja tidak suka kebisingan, masih suka berbisik meski hanya ada dua orang yang berbicara. Dan itu adalah ide yang tidak diperhitungkan ide. Dan sekarang aku harus keluar karena satu pesan singkat yang baru kuterima, dan itu juga ide - untuk melangkahkan kaki ini keluar dan membawa tubuh ini pergi dengan kaki. Lagipula bukankah ini hampir magrib?

Sifu, Sloopy

Sifu, anak Chen, betina, hilang usia 7 bulan. Sifu punya saudara lain, juga betina diberi nama Sloopy karena senang tidur di atas sandal. Mau sandal bau atau baru tetap jadi tempat tidur favoritnya. Sifu yang selalu setia menemani saya waktu kerja. Jika tidak sedang sibuk dia akan tidur di atas meja, tapi kalau sedang sibuk dia tidur di belakang saya. Jadi saya harus berbagi tempat duduk untuk tempat tidurnya. Ini Sloopy, selain suka tidur di atas sandal juga suka mencari tempat yang agak tinggi alias manjat sana-sini untuk nongkrong. Waktu kecil saya kira bukan anak kucing. Jarang bersuara. Kalaupun mengeluarkan suara - bukan mengeong. Saya sering terbangun dari tidur ketika mereka masih kecil, karena suka melintas dari kepala sampai perut. Mereka kira saya catwalk . Seperti yang anda lihat, Sifu dan Sloopy bukan aristocats atau kucing berdarah ningrat. Mereka hanya anak kucing jalanan yang dititip induknya, karena harus mengikuti siklus hewani - kawin lagi. Banyak inspiras...