Skip to main content

Mimpi Kalee

Tadi pagi saya dibanguni alarm HP. Sloopy menginjak tanganku saat berusaha untuk mematikannya (meski sampai sekarang dia belum pernah berhasil, paling juga henpon dibolak-balik...). Saya senyum-senyum sendiri. Senang! Kalau Sloopy ngerti, pasti matanya berbinar-binar. Tapi sayang, dia masih ngantuk berat, dan terbaring lagi.

Sampai menulis postingan ini, saya masih senang, masih senyum-senyum sendiri, karena tadi malam jalan sama Agnes. Kalau Rina sedang baca post ini, pasti dia bilang: "si Agnes yang itu ya..." dan bla-bla. Bukan si Agnes yang itu Rin. Agnes Monica!. Sekarang giliran Anju yang komentar kalau dia baca postingan ini (random memory), "Mimpi kaleee bang..."
Iya, emang mimpi. Mimpi tidur juga mimpi, dan mimpi bisa jadi kenyataan kan? Hahahhaa.

Mimpi adalah bunga tidur, demikian ungkapan yang kerap kita dengar. Tetapi tidak jarang mimpi menjadi misteri bagi kita. Anda bisa mengingatnya saat bangun pagi, lalu esok lupa. Tetapi ada juga mimpi yang mungkin Anda ingat meski telah melewati bilangan tahun.

Mimpi adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra-indra lain dalam tidur, terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat (rapid eye movement/REM sleep). Kejadian dalam mimpi biasanya mustahil terjadi dalam dunia nyata, dan di luar kuasa pemimpi. Perkecualiannya adalah dalam mimpi yang disebut lucid dreaming. Dalam mimpi demikian, pemimpi menyadari bahwa dia sedang bermimpi saat mimpi tersebut masih berlangsung, dan terkadang mampu mengubah lingkungan dalam mimpinya serta mengendalikan beberapa aspek dalam mimpi tersebut. (http://id.wikipedia.org/wiki/Mimpi).

Lalu, mengapa mimpi terjadi? Mengapa kita mendapat pengalaman tentang ruang lain dalam mimpi padahal tubuh kita ada di satu tempat? Adakah penjelasan tentang hubungan mimpi dengan kehidupan nyata seperti yang kita baca dalam kisah Nabi Yusuf?

Ada atau tidak, hingga saat ini mimpi menjadi hal yang aneh, tidak hanya di kalangan ilmuwan maupun orang awam. Bagi Sigmun Freud mimpi bisa berarti harapan atau keinginan yang belum tersampaikan, dan bagi teorist lainnya, mimpi mengandung informasi yang tidak mungkin dipecahkan di dunia sadar.

Ada kutipan bagus dari Johann Wolfgang Van Goethe, "Whatever you do, or dream you can, begin it, boldness has genius, power, and magic in it". Jadilah pemimpi dan temukan artinya di dunia nyata dengan berkarya.

Note: Thanks buat pemilik foto, mohon tidak keberatan, telah dipublikasikan tanpa permisi.

Comments

Popular posts from this blog

Padangbulan Mati Lampu

Apakah puisi? adalah kata-kata pengias dan pengabur. Tanyalah sang pujangga, apa isi hatinya? ~~~ Terlihat, seorang pria menyeberang jalan sambil tertawa, seorang wanita berlangkah tiga per empat meter membelah kegelapan malam. Wahai, kemanakah para maniak elektronik ke manakah imajinasimu ketika Padangbulan mati lampu. Dan, pria ini setengah telanjang - setiap perbuatan malam melucuti jubah keperkasaannya. Di atas trotoar ia menangis, sebelum laporan pesan singkat yang tertunda: "…sayang, cukuplah sudah…"

Apa Makna Kehidupan?

Minimal dua kali sehari aku berdiri di depan jendela kamarku, melayangkan pandangan ke luar. Pagi, sebelum beranjak kamar mandi dan sore atau malam menjelang tidur. Tidak pernah kulihat jalanan di bawah lengang, kecuali jika aku terjaga jam tiga hingga empat pagi. Setiap aku berdiri disitu dan memandang keluar, pertanyaan yang sama tetap muncul dari bilik otakku. Mengapa mereka sibuk? Untuk apa mereka sibuk? Tidakkah ada cara untuk memperpendek perjalanan? Lima tahun lalu, sudah sibuk, sekarang lebih sibuk, dan tahun-tahun ke depan akan semakin sibuk? Hei, ingin saja aku teriak, "mengapa kalian sibuk?" Apa karena dunia ini punya begitu banyak pekerjaan untuk diselesaikan setiap hari? Ya, mungkin begitu, tetapi catatan ekonomi bilang, dunia ini sedang krisis, banyak perusahaan merampingkan produksi, angka pengangguran makin bertambah. Tapi mengapa kalian sibuk? Hahaha. Jika aku tertawa, hanya menertawakan diri sendiri. Bukankah kata "sibuk" yang sama sering juga...

Sifu, Sloopy

Sifu, anak Chen, betina, hilang usia 7 bulan. Sifu punya saudara lain, juga betina diberi nama Sloopy karena senang tidur di atas sandal. Mau sandal bau atau baru tetap jadi tempat tidur favoritnya. Sifu yang selalu setia menemani saya waktu kerja. Jika tidak sedang sibuk dia akan tidur di atas meja, tapi kalau sedang sibuk dia tidur di belakang saya. Jadi saya harus berbagi tempat duduk untuk tempat tidurnya. Ini Sloopy, selain suka tidur di atas sandal juga suka mencari tempat yang agak tinggi alias manjat sana-sini untuk nongkrong. Waktu kecil saya kira bukan anak kucing. Jarang bersuara. Kalaupun mengeluarkan suara - bukan mengeong. Saya sering terbangun dari tidur ketika mereka masih kecil, karena suka melintas dari kepala sampai perut. Mereka kira saya catwalk . Seperti yang anda lihat, Sifu dan Sloopy bukan aristocats atau kucing berdarah ningrat. Mereka hanya anak kucing jalanan yang dititip induknya, karena harus mengikuti siklus hewani - kawin lagi. Banyak inspiras...