Skip to main content

Posts

Gong Xi Fa Cai

Hari ini bertepatan dengan Tahun Baru Imlek. Dimana-mana terdengar dan terbaca: Gong Xi Fa Cai, namun saya tidak yakin benar dengan arti kalimat itu. Dalam pikiran artinya: selamat tahun baru, tapi benarkah? Setelah menelusuri beberapa situs blog, saya mendapati bahwa arti kata itu kira-kira begini: semoga semakin sejahtera, semoga semakin kaya . Ya, hampir semua perayaan dan kata-kata salam yang menyertainya selalu bernada optimis. Manusia dan sepanjang sejarah peradabannya selalu kembali optimis menempuh ketidakpastian masa depan. Kali ini, karikatur Harian Analisa yang seperti biasa selalu ambil bagian dalam melukiskan peristiwa yang ada di masyarakat lewat sisi humor yang membuat setiap orang rela untuk tertawa, minimal tersenyum. Rela untuk tertawa? Ya, bukankah tertawa itu gratis? Tentu gratis kalo Anda rela.Saat mendapati diri terlalu serius melakukan hal ini - itu, tidak jarang kita mendapati sesuatu untuk ditertawai. Di sela-sela pekerjaan atau istirahat sejenak saya ...

Tuh kan, Syukur Lagi

Tiga bulan sudah menekuni blog di sela-sela pekerjaan yang tidak terprediksi datangnya yang kadang mengikhlaskan diri untuk begadang. Syukurlah, salah satu blog berakhir dengan dot.com  yang sebelumnya telah berkali-kali berganti subdomain di blogspot. Memiliki domain sendiri menambah semangat belajar dan praktik ngeblog. Selama seminggu kegiatan ngeblog hanya seputar utak-atik tampilan blog, melakukan perubahan di sana-sini. Dan sementara cukup puas dengan tampilan ini. Masih terus ingin belajar dan praktik ngeblog. Banyak yang masih harus dipelajari dan ditulis untuk mengundang visitor sebanyak-banyaknya ke blog ini. Tanpa pengunjung, blog monetize tidak akan bernilai apa-apa.

Tak Lagi

Aku sudah tak berpuisi lagi Tidak mengoret kata-kata di kalbu Aku sudah tidak mengingatmu kala mendung menaungi terik dan hujan harap mencurah apa saja yang tengadah Aku sudah tak berpuisi lagi (nyatanya masih ya) karena pagi keremajaan telah kuretas dahulu ia kucemas tempuh dahulu ia menyeretku risau Aku sudah tak berpuisi lagi (aku hanya menulisnya) karena rembang tengah hari rekah dan kutemukan ia untuk duduk di bawah tarbantin jika boleh kupinta - selamanya. ~~

Mengalir

Ingin pergi kemana kata hati melangkah. Tidak memaksa dan tidak dimulai dengan berlogika. Mengikuti otomatisasi hati dan nantinya akan minta bantu logika. Ingin pergi saja kemana hati merasa.

Christmas remains White

Itu bukan istilah yang lazim bagiku. Puluhan natalku tidak seluruhnya putih. Pun caraku. Itu sebabnya hitam putih Sloopy selalu dekat di benakku. Seperti assesoris, tidak selalu mahal, tetapi berharga. To be near you, to be free.

Menu Fokus dan Terus Belajar

Baru saja membaca blog Darren Rowse di Problogger , setelahnya tercenung sebentar mengingat berapa buah akun blog yang saya buat dan dibiarkan terlantar. Dan tiga bulan terakhir saya sedikit bergairah, membuat 3 blog baru, sedangkan blog ini sendiri sudah ada sejak 2008. Saya tidak perlu bertanya pada diri sendiri, alasan apa yang membuat semua blog itu terbengkalai, dan akhirnya saya delete (meski masih dapat diaktifkan kapan saja kita mau. Google baik yah...) Aktivitas yang saya lakukan dari 3 tahun lalu tetap sama seperti yang dilakukan sekarang, saya belum menikah, meski sedang menjalani hubungan. Dan saya seharusnya tetap dapat menulis (belajar menulis tepatnya). Kembali ngeblog, termotivasi oleh seorang teman yang saya kenal di dunia offline dan online. Blog Karodalnet yang dibesut oleh Alexander Firdaust dari tahun 2007 lalu, sudah 2 tahun lebih dimonetisasi oleh pemiliknya dan sekarang ia menjadi fulltime blogger. Saya salut dengan kegigihannya, sejak 5 tahun lalu ia konsis...

Buat Sesuatu

Perasaan jenuh selalu menyisip di sepanjang waktu. Dua tahun lebih sudah menjalani aktivitas ini. Syukur adalah kata yang paling banyak ditemukan dalam tubuh keseluruhan cerita selama dua tahun ini. Dengan kata ini saya bilang saya senang menjalani - sebagian! Saya harusnya mendapat lebih banyak dan lebih bahagia. Menghabiskan waktu belasan jam tiap hari atas nama kerja, kerja, kerja. Dan lagi saya katakan syukur, selalu merasa sehat dan tidak ada gangguan yang berarti. Sesekali saat menemukan pakaian lama, saya bertanya "mengapa tidak se-pas yang dahulu?" Saya bisa menebak jawaban diri sendiri, pakaian lama yang sudah sering dipakai akan semakin longgar. Saya merasa berubah - sedikit lebih gemuk dari dahulu, tetapi pakaian ini jauh lebih cepat melar dari penggemukan saya. So? Change! segala sesuatu berubah, saya berubah, dan tak lupa pakaian saya juga berubah. Lakukan sesuatu yang berbeda!